Ketika fajar mulai menyingsing
kubuka perlahan mata yang terpejam
langsung teringat raut indah wajahmu
yang setiap hari memenuhi hatiku
Layaknya topan menerpa jiwa
penyesalan dan kekeccewaanku
mengapa aku baru mengenalmu
disaat kita kan berpisah
kutertegun di ruang sempitku
memikirkan tentang dirimu
Apakah kita akan bertemu lagi
setelah perpisahan yang akan kita lalui
terasa semakin penuh jiwa ini
Hembusan angin berbisik pelan dalam hatiku
berkata bahwa aku akan menemukanmu dilain hari
meyakinkanku bahwa kaulah takdirku
Dan aku mulai berpikir
ini memang jalan yang telah ditakdirkan Tuhan
agar kita mengerti, agar kita memahami
Dengan perpisahan kita akan tahu
betapa berharganya sebuah pertemuan
dan jika kita akan bertemu lagi
kita akan lebih saling menjaga
Hingga matahari beranjak pergi
kau akan disisiku, menjadi milikku
setelah kita dipertemukan lagi
kubuka perlahan mata yang terpejam
langsung teringat raut indah wajahmu
yang setiap hari memenuhi hatiku
Layaknya topan menerpa jiwa
penyesalan dan kekeccewaanku
mengapa aku baru mengenalmu
disaat kita kan berpisah
kutertegun di ruang sempitku
memikirkan tentang dirimu
Apakah kita akan bertemu lagi
setelah perpisahan yang akan kita lalui
terasa semakin penuh jiwa ini
Hembusan angin berbisik pelan dalam hatiku
berkata bahwa aku akan menemukanmu dilain hari
meyakinkanku bahwa kaulah takdirku
Dan aku mulai berpikir
ini memang jalan yang telah ditakdirkan Tuhan
agar kita mengerti, agar kita memahami
Dengan perpisahan kita akan tahu
betapa berharganya sebuah pertemuan
dan jika kita akan bertemu lagi
kita akan lebih saling menjaga
Hingga matahari beranjak pergi
kau akan disisiku, menjadi milikku
setelah kita dipertemukan lagi
Bolehkan saya menangis untuk ini ?
ReplyDeleteSilahkan , lakukan sesuai hati anda
ReplyDelete