Monday, May 7, 2012

Perasaan Tentangmu

Kau kembali ajakku bicara
setelah sekian lama kita tak mengucap kata
ini lebih baik bagiku
menghapus segala prasangka buruk tentangmu
Betapa ranumnya dirimu
ketika kau singkirkan egomu
begitu cantik dimataku
meski kini kita berjalan sendiri
tak kan kulupa kenangan bersamamu
yang pernah menjadi mahkota hatiku
dibenakku muncul angan
untuk bersama denganmu lagi
Namun aku takkan memintamu
ku akan jalani layaknya aliran sungai
yang mengalir apa adanya
kini hilang sudah semua
dendam, sakit hati dan segala hitam tentangmu
yang ada hanya kagum padamu
meski kini tak ada lagi rasa untukku
tak jadi masalah buatku
aku hanya ingin
dekat denganmu dan tahu keadaanmu
Aku percaya...
jika kau benar takdirku
kau akan kembali bersamaku

Sunday, May 6, 2012

Bangkit

Dingin tetesan air
menghujam keras jantungku
menghadapi kesendirianku lagi
Sunyi hari tanpa suara manismu
aku tersudut dalam pucat pasiku
tak kudapati seperih ini

Waktu terus berputar
membawa hawa sejuk yang menyadarkanku
dari keterpurukan sepeninggalanmu
sampai sekarang ku tak tahu
apa alasanmu melakukan itu
kini telah aku kubur pertanyaan itu
bersama pergi hadirmu

Kuingin buka lembaran baru
menjalani hidup lebih jernih
dan bangkit mempersiapkan mentalku
membuang egoku yang lalu
jadikan manusia yang lebih tangguh

Saturday, May 5, 2012

Memori terbaik

Mentari bersinat lagi
seiring dengan mekarnya hatiku
yang kau tanamkan kasih sayangmu
membuatku semangat lagi menjalani hari
Mentari bersinar lagi
dengan kian datangnya hari
menjadikan aku rindu saat-saat masa lalu
dimana kubersama peri hatiku
Kini kudapat merasakan lagi
karena hadirmu disampingku
memberiku warna kebahagiaan baru
Mawarku mekar kembali
bersama munculnya ingatan tentangmu
saat ku genggam tanganmu
diiringi kicau burung yang merdu
kupeluk erat tubuhmu
memberikan rasa nyaman dalam diriku
itulah memori terbaikku

Tuesday, May 1, 2012

Hanya Diam

Aku diam mematung
bukan berarti aku tak berdaya
hanya tak kuperlihatkan
kesombongan yang terpendam
Aku akan tetap diam
sampai kau menemukan
jati diriku yang sesungguhnya
Aku tak bermaksud membisu
menutupi seluk beluk hidupku
hanya saja untuk menutupi kesombongan ini
Memang inilah aku
dan juga pilihan hidupku
jangan kau salah menilaiku
Aku tak mau kau pergi
tinggalkan hariku
karena kediamanku
rubahlah patung ini
untuk bicara...
hidupkan aku
untuk menjalani bersama lagi